No one ever sees, no one feels the pain Teadrops in the rain
I wish upon a star, I wonder where you are I wish you’re coming back to me again And everything’s the same like it used to be
I see the days go by and still I wonder why I wonder why it has to be this way Why can’t I have you here just like it used to be
I don’t know which way to choose How can I find a way to go on ? I don’t know if I can go on without you oh
Even if my heart’s still beating just for you I really know you are not feeling like I do And even if the sun is shining over me How come I still freeze ? No one ever sees, no one feels the pain I shed teardrops in the rain
I wish that I could fly, I wonder what you say I wish you’re flying back to me again Hope everything’s the same like it used to be
I don’t know which way to choose How can I find a way to go on I don’t know if I can go on without you, without you
Even if my heart’s still beating just for you I really know you are not feeling like I do And even if the sun is shining over me How come I still freeze ? No one ever sees, no one feels the pain I shed teardrops in the rain
Oh… I shed teardrops in the rain Oh… Hey… Teardrops in the rain
Even if my heart’s still beating just for you I really know you are not feeling like I do And even if the sun is shining over me How come I still freeze ? No one ever sees (no one) no one feels the pain (no one) I shed teardrops in the rain Teardrops in the rain Teardrops in the rain Teardrops in the rain…
Aku berusaha tidak mendramatisir apapun dalam tulisanku ini. Yap, tepat jam 23.59 tanggal 13 Maret aku selesai memindahkan ebook dari file berbentuk .prc ke bentuk .pdf dengan menggunakan LyX Latex. Bagiku ini bukan ebook biasa, salah satu ebook yang menguras isi emosi jiwaku ketika membacanya.
Ini bukan pertama kali aku membacanya, dulu sekitar tahun 2005-an aku sudah menamatkan isinya. Seiring berjalan tahun, aku mulai melupakan isinya. Memang versi ebook dari buku ini selama ini aku cari, dan memang sulit untuk mendapatkannya apalagi dalam versi Bahasa Indonesia. Versi bahasa Inggrisnya sudah aku punyai dari lama.
Sampai beberapa malam yang lalu, aku berhasil mendapatkan versi Bahasa Indonesia-nya walaupun dalam bentuk .prc, dan ini cukup menyulitkanku untuk membacanya via mobile device. Tadi malam aku iseng untuk mencoba memindahkannya ke bentuk .pdf dengan manual. Dengan dibantu Lyx, aku meng-copy-nya paragraf per paragraf, mungkin kurang. Karena .prc tidak mengijinkan untuk bisa meng-copy seluruh halaman. Hal ini yang memaksaku untuk membacanya lagi.
Cukup lama memang, menghabiskan sekitar 8 jam lebih untuk bisa menyelesaikan ini, sampai tadi pukul 12 malam kurang semenit dimana aku memulainya semalem sekitar pukul 9 malam, dengan terpotong waktu untuk berbagai kegiatan.
Lalu apa yang berkesan? Aku sengaja menyebutkan waktu kapan aku menyelesaikan membaca dan memindahkan file ini karena tanggal tersebut istimewa. Dalam buku tersebut, dua tokoh utama yaitu Landon dan Jamie Sullivan menikah tanggal 12 Maret 1985, dan aku tepat melewatkan sehari setelah hari pernikahan mereka. Bagiku ini sebuah kebetulan yang luar biasa. Entahlah, aku merasa semua begitu berkesan. :)
Aku tidak akan menulis spoiler apapun disini, karena memang buku ini layak dibaca tanpa spoiler bagi siapapun yang belum pernah membacanya.
note: bagi yang menginginkan filenya, email aja ke aerapiangin (at) yahoo (dot) com
Ketertarikan pada rangkaian kata sederhana namun penuh makna dan keindahan sudah ada dalam diriku semenjak masih kecil. Semenjak SD kelas 1 atau 2 kalo gak salah, seingatku saat itu aku bikin puisi sederhana tentang indonesia. Sayang sekali aku lupa sama sekali isinya. :).
Ketertarikan ini terus bertambah di setiap jenjang tingkat pendidikan dan sangat di sayangkan buatku yan tinggal dikota kecil dengan akses informasi yang sangat terbatas, referensi ataupun komunitas sangat minim. Chairil anwar baru aku kenal saat kelas 2 smp, cak nun waktu sma, neruda pas waktu kuliah, sapardi akhir sma dan masih banyak lagi yang aku kenal ketika menginjak bangku kuliah.
Hal ini yang mempegaruhiku dalam konsistensi menulis puisi. Masih suka angin-anginan ketika menulis puisi.
Lalu apa yang menarik dari puisi? Entahlah, selain memang susunan dan rangkaian katanya yang unik dan gak baku menjadikan puisi sesuatu yang beda. Makna yang bebas kita interpretasikan salah satu keunikan dari puisi. Puisi modern tak terikat aturan apapun, namun demikian puisi lama juga adalah keindahan yang tak tergantikan. Lirik lagu bagiku adalah puisi juga.
Walau aku bukan pengingat yang baik, bagiku rangkaian kata-kata puisi yang pendek adalah keindahan yang tiada tara. Kecantikan yang muncul diantara awan dan hujan dalam buaian sinar mentari sore. :)
Berawal dari tweet temen ( @shevtiawan) yang berbunyi ” Mending jual kakap 2 ekor atau teri 1 karung?” dan gw kepancing bwt ngjawabnya. Mendingan jual yang mana yah?
Ini semacam cerita lama yang selalu terngiang-ngiang serta susah untuk di lupakan. Ceritanya terjadi di suatu kampus telekomunikasi yang berada di Bandung, dimana di dalam kampus ini ada unit kemahasiswaan paduan suara yang disebut dengan PSM (Paduan Suara Mahasiswa). PSM ini boleh dikata lumayan sering tampil untuk acara- acara penting di kampus, seperti sidang penerimaan mahasiswa baru, wisuda, acara peresmian dsb.
Kalo dilihat dari partisipasinya, PSM ini punya peran sangat penting di kampus. Namun peminat untuk bergabung dengan unit ini tergolong rendah (setting cerita terjadi tahun 2007-2008, sumber info dari temen kosan yang menjabat sebagai ketua PSM selama 2 tahun berturut-turut, bahkan sampe akhirnya dia menjabat sebagai ketua selama 4 tahun berturut-turut. Kebayang bagaimana parah kaderisasinya unit ini?).
Okeh cukup belajar sejarah dan background ceritanya. Intinya, sudah kebayang bagaimana seretnya unit ini kalo akan mengisi suatu acara. One day, temen gw yang jadi ketua PSM kelimpungan karena PSM mesti mengisi acara sidang penerimaan mahasiswa padahal sebagian besar anggota unit (yang memang tidak banyak) sedang liburan, geladi (semacam kuliah nyata di induk yayasan kampus) maupun kuliah praktek. Kebetulan gw dan beberapa temen kos sedang liburan dan gak mudik. Karena merasa kasian dengan temen gw yang jadi ketua PSM, kami menawarkan diri untuk membantu temen gw tersebut.
Karena gak ada pilihan laen temen gw menyetujui ide kami. Jadilah kami diajakin latihan dengan intensitas latian yang tinggi, karena acara sudah sangat mepet.
Kita latihan sekitar dua atau tiga kali sebelum tampil, itu juga ikut-ikutan doank. Sampai pada malam sebelum hari H nya, ada kabar dari temen gw yang jadi ketua PSM, kita belum tentu ikut. Nunggu kabar dulu apakah kita jadi ikut atau enggak. Sekitar jam 7 pagi ada keputuasan dan kita jadi ikut. Ngumpul di kantin kampus untuk briefing, kita mengiyakan saja ketika temen kita minta kita enggak nyanyi cukup komat kamit. Intinya peran kita disana sebagai pelengkap.
Sampai acara dimulai, kita mengerjakan seperti yang di minta. Gw melakukan hal yang sama, cuman sesekali ikut nyanyi. Sampai beberapa lagu performance kita yang pas-pasan mendapat apresiasi yang lumayan bagus dari maba dan miba. Jadi full gini kepercayaan diri, sampai lagu yang terakhir yaitu lagu saat doa. Ada satu lirik yang endingnya adalah “memuj*”, nah pas bait ini ada yang nyanyi memuji dan ada yang nyanyi memuja. Kacaulah..
Mau ketawa tapi lagi berdoa, kota lanjut saja dan setelah bait itu gw gak ikutan nyanyi lagi. Hahaha…
Diluar dugaan setelah acara beres kita dapat tempuk tangan yang meriah, entah buat apa. Pokoknnya waktu evaluasi kita gak ada yang di marahin malah pada ketawa semua. Bingung sebingung bingungnya..salah telak tapi tetep dapet sambutan yang meriah..eh, entahlah itu sambutan apa cibiran. Yang pasti ini pengalaman gak ada ilang-ilangnya sampai sekarang.
Old song (video actually), semoga tidak repost :D. This song always keep my memory up. :)
Liriknya
Aisaretai demo aisou to shinai Sono kurikaeshi no naka wo samayotte Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte Suki na hito ni wa suki tte tsutaerunda
Anata ga boku wo aishiteru ka aishitenai ka Nante koto wa mou docchi demo ii n da Donna ni negai nozomou ga Kono sekai ni wa kaerarenu mono ga takusan aru darou Sou soshite boku ga anata wo aishiteru to iu jijitsu dake wa Dare ni mo kaerarenu shinjitsu dakara
Sen no yoru wo koete anata ni tsutaetai Tsutaenakya naranai koto ga aru Aisaretai demo aisou to shinai Sono kurikaeshi no naka wo samayotte Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da Kimochi wo kotoba ni suru no wa kowai yo demo Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da
Kono hiroi sekai de meguri au yorokobi wo kotoba jya ii arawasenai ne Dakara bokutachi wa hohoemi Iro azayaka ni sugiru aki wo doremi de utatte Fuyu wo se ni haru no komorebi wo machi Atarashiku umare kawaru dareka wo mamoreru youni to
Kita michi to yukisaki furikaereba itsudemo okubyou na me wo shite ita boku Mukiaitai demo sunao ni narenai Massugu ni aite wo aisenai hibi wo Kurikaeshite wa hitoribocchi wo iyagatte Ano hi no boku wa mukizu na mama de hito wo aisou to shite ita
Sen no yoru wo koete ima anata ni ai ni yukou Tsutaenakya naranai koto ga aru Aisaretai demo aisou to shinai Sono kurikaeshi no naka wo samayotte Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da Sono omoi ga kanawanakutatte suki na hito ni suki tte tsutaeru Sore wa kono sekai de ichiban suteki na koto sa
English version
I want to be loved, but you don’t seem to love me I wander within that repetition I found one answer; that even if I’m scared, even if I’m hurt I can say? I love you? to the person who I love Do you love me? Or not love me? As for things like that, it’s already fine either way No matter how I wish There are many unchangeable things in this world, right? That’s right, and because only the fact of my loving you Is the truth unchangeable by anyone I want to overcome the thousands of nights and tell it to you There’s something that I must tell you I want to be loved, but you don’t seem to love me I wander within that repetition I found one answer; that even if I’m scared Even if I?m hurt, I can say? I love you? to the person who I love It’s scary to turn my feelings into words But I can say ?I love you? to the person who I love In this broad world, I can’t express the joy of encountering you with words So we smile, sing about the vividly passing autumn in do-re-mi Turn our backs on winter, wait for the sunlight streaming through trees in spring And become reborn anew, so that we can protect someone On the path we came from and our destination, when we looked back, I’d always have timid eyes I want to face you, but I can’t be honest I, who repeated days of not being able to straightforwardly love my partner And hated being alone on that day Seemed to love people while unwounded I’ll overcome the thousands of nights and go meet you now There is something that I must tell you I want to be loved, but you don?t seem to love me I wander within that repetition I found one answer; that even if I’m scared Even if I’m hurt, I can say? I love you? to the person who I love Even if those thoughts aren’t fulfilled, I can say? I love you? to the person who I love It’ the most wonderful thing in this world
Belum pernah sebelumnya saya mendengar kosakata ini sampai tadi malam. Dalam mimpi saya sticky dream adalah sebuah kemampuan untuk membuat sebuah “clonningan” kita dan dunianya ditempat laen. Semisalnya saya tidur, saya membangkitkan mimpi saya disuatu tempat tertentu kemudian menarik mimpi beberapa orang dan mencipatkan suatu kondisi berdasarkan keinginan kita.
Cukup ribet karena saya juga tak yakin dengan apa yang saya bicarakan diatas :D. Intinya semalem, saya bermimpi kemudian saya menarik beberapa mimpi temen-temen saya, kemudian saya menyetting “latar belakang” dan “alur cerita”-nya disebuah bank berlian di negara maju dan saya disana sebagai komplotan perampok berlian. :). Sangat mirip dengan film Inception, tapi disini setiap orang pada kondisi tertentu bisa membuat settingan sendiri walau dia bukan sebagai “dreamhandler”.